Soal Foto Bugil Novi, Polda Mengarah ke 2 Anggota Polisi

Jakarta, BeritaPrima.com — Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga anggotannya, terkait beredarnya foro seronok model majalah pria dewasa, Novi Amelia (25), usai menabrak tujuh pengguna jalan di kawasan Taman Sari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui ada empat anggota polisi yang akan diperiksa secara intensif terkait foto tersebut, sebab di handphone mereka ditemukan foto seronok Novi. Namun demikian pemeriksaan masih belum bisa disimpulkan siapa yang menyebar foto-foto itu.

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 13 anggota Polsek Taman Sari, 2 anggota Polwan, 2 anggota Lalulintas, 3 anggota piket Reskrim, 1 anggota KSPK, 1 anggtoa Pawas saat piket, 2 anggota inteligen, dan pimpinan kita tanyakan konfirmasi yakni Kapolsek dan Wakapolsek,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Kamis, (25/10/2012).

Rikwanto menjelasnya, pemeriksaan dilakukan oleh Cyber Mabes Polri terkait urusan dunia maya yang melibatkan Polda Metro Jaya. Dari awal,dilakukan pengumpulan terhadap sekitar 17 unit handphone milik anggota Polsek. Kemudian belasan handphone itu, dibuka dan diperiksa oleh ahli dari cyber crime.

“Dari situ, didapatkan ada nama-nama anggota yang di handphone terdapat gambar Novi yaitu HS anggota Panwas dengan jenis HP BlackBerry. Didalamnya memory bisa dibuka ada 4 gambar, dua gambar kendaraan Novi warna merah dan dua gambar Novi yang dibawa memakai pakaian dalam,” jelasnya lagi.

Tim kemudian mengembangkan mengapa di ponsel milik HS itu ada foto Novi. Ternyata dari hasil uraian kalau gambar itu ada yang mengambil foto langsung dan ada juga karena kiriman dari orang lain. “Kalau dua gambar mobil itu foto langsung karena tugasnya dan dua foto Novi kiriman dapat dari orang,” ucapnya.

Selain itu, ada satu anggota Polwan inisial DI yang diperiksa. Sebab dari handphone jenis BB Tourch didapati foto Novi di atas kasur dan ini difoto secara langsung olehnya. “Ini ada perbedaan di handphone DI dengan yang di internet, karena DI tidak dikirimkan kemana-kemana. Hasil pemeriksaan scinetific demikian, berbeda angle dengan yang beredar di internet,” jelasnya.

Lalu, pemeriksaan berkembang ke anggota yang ada di foto tersebut yakni inisial YS dan S. Ini adalah anggota Serse yang diperintahkan menjaga Novi, namun kedua anggota tersebut jadi bahan analisa Kapolres dan Kapolsek apa yang ditugaskan kepadanya.

“Mereka ini (petugas yang menjaga, Reskrim, Pawas, Polwan) akan dilakukan pemeriksaan Propam Paminal atas tugas lalainya dimana sigapnya dan dimana ketidaksigapannya, kelalaian dan kurang profesionalnya, hari ini ke depan mereka diperiksa Propam,” katanya.

Sementara, foto yang beredar di internet itu dari siapa, telah dimintai keterangan anggota memang ada masyarakat dan rekan media juga pada saat itu. Kemudian kamar penyidik tertutup, pintunya dari kaca dan buram jika dilihat dari luar itu buram. Berarti tentu ada yang masuk baik polisi atau rekan media. “Ini yang jadi sasaran Propam kenapa yang tidak berkepentingan bisa masuk,” tegasnya.

Dari pemeriksaan angota tadi, siapa yang foto demikian masih mencari, dan mengkrucut ke rekan media inisial WO. “Kita masih mencari mengerucut rekan media WO namun pendalaman lebih lanjut, apakah WO dapat langsung atau dari mana masih kita periksa lagi. Kita buktikan apakah itu asli dari obk atau menerima juga,” tandasnya.

Categories: Hotnews, Metro

About Author

beritaprima.com

BeritaPrima.com merupakan portal berita utama nasional yang lebih mengedepankan aktualitas dan ketajaman dalam mengungkapkan fakta di lapangan.

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*